Kebahagiaan, Kebaikan, dan Ketulusan Hati

Kebahagiaan, Kebaikan, dan Ketulusan Hati – Kebahagiaan tak akan diraih jika tak ada kebaikan, dan kebaikan tak akan ada jika tak diiringi dengan ketulusan, dan
ketulusan tak akan datang bila bukan dari hati.

Maka dari itu KEBAHAGIAAN, KEBAIKAN, dan KETULUSAN HATI
akan tercampur satu dalam JIWA yang SUCI.

Tak perlu mencari teman Hidup secantik BALQIS,
Jika diri tak seindah SULAIMAN Alaihis Salam ..

Mengapa mengharap teman setampan YUSUF Alaihis Salam.
Jika kasih tak setulus ZULAIKHA..

Tak perlu diri menjadi seteguh IBRAHIM Alaihis Salam,
Jika tak sekuat SARAH..

Mengapa didamba teman hidup seistimewa KHADIJAH Radhiallahu ‘anha,
Jika diri tak sesempurna RASULULLAH Shalallahu Alaihi Waasallam…

Oh Mahabbah..

CINTA karena RUPA, cinta yang PURA-PURA..
Bila MENINGKAT USIA, cinta LAYU bersama..

Cinta karena UANG, sangat mudah TERBANG..
ada UANG hati pun SAYANG, tiada Uang cinta MELAYANG..

CINTA kerena PANGKAT, CINTA yang TIDAK LEKAT 
Mana Akan Bisa Mendapat BERKAH jika hanya memandang DERAJAT

Cinta karena ILLAHI, itulah cinta HAKIKI..
Rasa cinta yang TIADA MATI..
Bersemi lagi di SYURGA FIRDAUSI.

Amin Ya Rabbal’Aalamin

Cinta yang tumbuh karena iman, amal sholeh, dan akhlaq yang mulia, 
akan senantiasa bersemi. 
Tidak akan lekang karena sinar matahari, 
dan tidak pula luntur karena hujan, 
dan tidak akan putus walaupun ajal telah menjemput.

Firman Allah Ta’ala :
.الأَخِلاَّء يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلاَّ الْمُتَّقِينَ. 
الزخرف 67“

Orang-orang yang (semasa di dunia) saling mencintai pada hari itu 
sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain 
kecuali orang-orang yang bertaqwa.” 
(Qs. Az Zukhruf: 67)

Hadits :

قال رسول الله ص. 
م.احبب حبيبك هونا ما عسي ان يكو ن بغيضك يوما ما وابغض بغيضك هونا ما عسي ان يكو ن حبيبك يوما ما
(رواه الترمذي)

Artinya :
Rosullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam bersabda, 
Cintailah kekasihmu sewajarnya saja karena biasa saja suatu saat nanti 
ia akan menjadi orang yang kamu benci. 
Bencilah sewajarnya karena bias saja suatu saat nanti 
ia akan menjadi kekasihmu. 
(HR. Al-Tirmidzi).

قال رسول الله ص. 
م.ان المتحابين لتري غرفهم في الجنة كالكوكب الطالع الشرقي 
اوالغربي فيقال من هؤلاء فيقال 
هؤلاء المتحابون في الله عزوجل 
(رواه أحمد)

Artinya:
Sesungguhnya orang-orang yang saling mencintai, 
kamar-kamarnya di surga nanti terlihat seperti bintang yang muncul 
dari timur atau bintang barat yang berpijar. 
Lalu ada yang bertanya, 
“siapa mereka itu?, 
“mereka itu adalah orang-orang yang mencintai karena Allah ‘Azzawajalla. 
(HR. Ahmad).

Semoga bermanfaat
Silahkan share

11 thoughts on “Kebahagiaan, Kebaikan, dan Ketulusan Hati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *